Mantan Sopir Anne Ratna Mustika Diperiksa Kejari Purwakarta Selama 10 Jam Terkait Kasus Dugaan Gratifikasi

- 21 Mei 2024, 07:23 WIB
Kantor Kejaksaan Negeri Purwakarta.
Kantor Kejaksaan Negeri Purwakarta. /Foto:Purwakartanews.com

PR PURWAKARTA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta terus melakukan pemeriksaan intens terhadap saksi-saksi terkait kasus dugaan gratifikasi mobil mewah yang melibatkan ASN dan pejabat tinggi di Purwakarta.

Teranyar, penyidik Kejari Purwakarta juga telah memeriksa Dede (38) mantan sopir Anne Ratna Mustika yang saat itu masih menjabat sebagai Bupati Purwakarta.

Pasca diperiksa penyidik Kejari Purwakarta, Dede kepada sejumlah awak media mengaku kaget saat mendengar kabar bahwa mobil mewah Jenis Toyota Innova Zenix Hybrid bernopol T 1507 CA itu disita oleh kejaksaan sebagai barang bukti kasus dugaan gratifikasi.

Baca Juga: Satu Unit Mobil Pick Up Alami Pecah Kaca Usai Tertimpa Ranting Pohon di Kawasan PLN Jalan Rendeh-Cirata

"Saya kaget pas mendengar kabar itu. Kemudian, saya mendapat surat panggilan dari Kejari sebagai saksi. Ini membuat saya shock," ucap Dede.

Dede menyebutkan, dia kali pertama bekerja sebagai sopir Anne Ratna Mustika sejak 2016 silam. Saat itu, jabatan Anne masih sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Purwakarta. Kemudian, Dede berhenti menjadi sopir Anne Ratna Mustika seiring dengan lengsernya Anne sebagai Bupati Purwakarta pada September 2023 lalu.

Dede mengaku telah memenuhi panggilan Kejari Purwakarta pada Jumat 17 Mei 2024 kemarin. Saat itu dia diperiksa selama 10 jam dan mendapat 17 pertanyaan dari penyidik.

"Dari 17 pertanyaan itu, ada satu pertanyaan yang sangat sulit untuk dijawab. Yakni, mengenai kepemilikan mobil mewah tersebut," ungkap Dede.

Dede mengaku sampai saat ini tidak mengetahui status kepemilikan mobil tersebut karena dirinya hanya bertugas mengantar sang majikan.

Halaman:

Editor: Aik Hakiki


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah